Hari-Hariku bersama Keluarga

Padang, 18 November 2010
Terhitung sejak 2 november 2010, aku mulai penelitian untuk skripsiku di SMAN 2 Pariaman. sejak hari ini juga aku tidur dirumah orang tuaku. Karna masih kuliah, aku terpaksa bolak-balik padang-pariaman tiap hari, begitu lelah, bahkan bisa dikatakan saaaaangat lelah. Belum lagi nyampe dirumah aku harus menyiapkan tugas sekolah, tugas kuliah maupun tugas dirumah sebagai seorang anak... duh, capeknya minta ampun kawan. tapi tak apa, DEMI CITA-CITA ^_^ apapun akan aku lakukan, terlebih untuk keluarga, ayah, ibu dak juga kakak adikku.

Mari kita sibuk hari-hariku bersama keluarga, bersama ibu, ayah, taci n kk ipar serta ponakanku "Farid", bg ade, henal, nenek yang biasa ku panggil "amak" dan terakhir Ungku, kk dari nenek.

"Mendengarkan curhat ibu tiap hari"
kok jadi terbalik ya? hehehe, biasanya anak yang sering curhat sama ibu, klo ini beda lo friend "ibu sering curhat padaku", baik masalah keluargaku maupun masalah ibu dengan teman-temannya. Kadang aku juga tak bisa kasih jalan keluar buat ibu, kadang ku juga turut emosi karna ibu diperlakukan tidak baik. Ibu sosok yang sabar, tak pernah melawan kata-kata, cacian dan makian dari orang lain. Ibu yang tetap baik pada mereka menganggap tidak pernah mendengar cacian itu, karna mereka pengecut. Ngomong beraninya cuma di belakang ibuku. Taci (kakak perempuanku) bilang "Alhamdulillah, berarti orang-orang itu iri pada kita".
akhir-akhir ini ibu sering menangis, ibu menangis... kuusap air mata ibu, dan tak bisa dipungkiri, aku juga ikut meneteskan air mata. Mungkin menangislah cara ibu untuk menenangkan dirinya. Ibu "yang sabar ya, tangisan ibu akan menjadi indah suatu saat nanti". Cukuplah tangisan ibu menjadi rahasiaku, tak perlu orang lain tau, termasuk saudara-saudaraku.

"Menemani ibu ke Pasar"
Ibu sering ngajak aku ke pasar, dulu sih gak, dulu... kemana-mana yang dibawa taciiiiiiii terus, kadang abang klo belanjaan ibu banyak. Dulu aku sering iri pada mereka, sekarang tidak lagi ^_^ ternyata sayang ibu pada anak-anaknya sama. Ibu bersikap adil, menempatkan sesuatu pada tempatnya, dulu kan aku masih kecil, klo dibawa ke pasar ya tambah merepotkan dong, hehehe... Nah, klo sekarang, kemana-mana aku yang slalu temani ibu. Tapiiiiiiiiiii sayangnya ya, yang bawa motor bukan aku, tapi ibu. Ibu belum percayaan aku untuk bawa motor, emang sih aku juga masih belum berani ^_^

"Ngasih les gratis buat adikku sayang "
Muhammad Hauzan Suhenal, itu lah nama panjang adikku. Sekarang dia duduk di bangku SMP N 2 pariaman kelas VIII (8.3). Dia emang beda dari kami semua, belum pernah juara 1 sejak SD. Mungkin karna anak bungsu jadi dimanja, palagi anak cowok, kerjaannya main terus, nonton TV, main game dikomputer abang tiap hari sepulang sekolah. Kadang-kadang gak ingat klo ada tugas. Besok pagi mau berangkat sekolah... kena marah lagi sama ibu. kena maraaaaaaaaaaaah terus. Aku jadi kasian juga sama dia, kadang mak, ungku dan aku juga ikut-ikutan marah. Tapi dia gak sayang sama dirinya sendiri.
Nah, giliran aku buat sadarkan dia arti penting Sekolah, mungkin dia masih merasa sekolah itu hanya tempat main atau mungkin saja dia belajar di Sekolah dan merasa tidak butuh lai belajar dirumah??? Jika ditanya sih dia bisa jawab (khusus untuk pelajaran Ilmu sosial). mmm... Syukurlah klo begitu, artinya dia suka pelajaran yang bercerita. Tapiiiiiiiii dia lemah pada hitungan, seperti matematika dan fisika. Aku malu masa' aku yang guru fisika, tapi adek sendiri fisika aja gak ngerti... Aku akan ajarkan kamu dek. Meski mata ngantuk, badan lelah nyampe rumah... itu tak akan jadi halangan buat nelok untuk ngajarin kamu ^_^ yang penting patuh sama perintah nelok, gak pake ngelawan... Ok bro ^_^
haha... beberapa kali les udah jalan, alhamdulillah katanya kemaren UH fisikanya dapat 100. Oh yaaaaaaa??? belum percaya sampai kertas ulangannya ada ditanganku. tak tungguan ya dek, ntar janjinya mau dikasih hadiah.

Minggu, 14 november 2010 "Buat kamar untukku"
kerjasama yang baik antara ayah, ibu dan anaknya, hehhe... minggu pagi kami bekerja bersama untuk bikin kamar untuku. Bukannya tak punya kamar kawan, tapi belum resmi jadi kamarku, awalnya sih di lantai 2 itu hanya dijadikan ruang tamu, tapi karna kk perempuan ku sudah menikah jadi kami pisah kamar, aku terpaksa pindah ke atas tanpa kamar, yaaaaaa tidur diruang tamu dengan kasur seadanya, tapi ku bikin jadi suasana nyaman aja. Sama-sama tau lah gimana klo tinggal di lantai 2 yang sebenarnya itu lebih layak dikatakan sebuah loteng, hawa kamarnya panas. Karna kepintaran ayahku untuk buat rumah, maka lantai 2 yang harusnya loteng bisa dijadikan sebuah ruangan. Loteng yang panas dijadikan nyaman dengan kipas angin, hehe.. gak ada AC2an, kita cuma orang kampung yang tak mampu beli AC ^_^ Uang ayah bukan untuk beli AC tapi buat sekolah kami.

Selain kamar, di sana ayah juga buatkan pustaka untuk kami, disana buku-bukunya lengkap, mulai dari majalah anak-anak, bobo, donal bebek, ananda, komik, majalah remaja seperti anida, majalah trubus, asri, ummi, sabili, hidayah (seingatku..) dan koleksi buku-buku pelajaran kami dari SD sampe SMA, tidak hanya buku cetak, buku-buku hasil tulisan kami juga ditaruh disana, suatu saat ketika kami kangen dengan tulisan kami tempo dulu kami akan liat-liat lagi ^_^

NAh, sembari bercerita ternyata kamarku udah selesai ya... hehe, endingnya tangan ayah kena palu, :( jadi berdarah, "ayah, maaf ya... karna buatkan kamar untukku ayah jadi terluka"

Selasa, 16 November 2010 "Berangkat ke sekolah bersama abang"

seperti biasa, klo masuk jam 7.30, klo telat selalu minta di anterin sm abang. Hari ini sebagian umat muslim merayakan idul adha, sebagian lagi besok. Pagi ini tak biasanya polisi keluar dari markasnya yang tak jauh dari sekolah tempatku mengajar. Spontan abang kaget dan memacu motornya sekencang-kencangnya. aku kaget minta ampun karna gak nyangka abang bisa sengebut ini, aku tanya kenapa? "manga bg? paniang?" trus abang bilang "dak liek polisi di muko tu ha". Pas dibelokkan, tiba-tiba motor agak goyang, syukur alhamdulillah tidak jatuh karna abang tahan dengan kaki kirinya. lalu aku suruh abang untuk pelan-pelan saja karna tak akan dikejar sama polisi itu. Sesampainya kami disekolah ku lihat jempol kaki kiri abang berdarah. Masih dengan dada dag dig dug aku langkahkan kaki menuju meja piket. karna merasa masih tak enak, aku telpon ibu, "bu, lah sampai abang dirumah?" dibalik telpon ibu jawab "alah, manga cin?" ternyata abang tak bilang pada ibu kejadian tadi. "bu, liek ampu kaki abang badarah". setelah itu baru abang cerita dan kaki abang di obati ibu. Alhamdulillah baru aku tenang untuk mengajar karna abang selamat sampe dirumah, yang ku takutkan nanti ada apa-apa dijalan karna ku tau abang tadi pasti syok banget ketika liat polisi. ini pelajaran buat abang, udah motornya gak pake nomor polisi, aku yang numpang juga gak pake helm, banyak salahnya makanya tadi takut pas kepergok polisi. BUAT ABANG "lain kali jangan di ulang lagi".

"Jalan-jalan bersama taci, bg dolla dan farid"
kami adalah orang-orang yang suka jalan-jalan, klo orang kami bilang "CANDRA" alias CANdu RAun ^_^ aku senang di ajak jalan-jalan sama mereka, yaaaaaaaaaa.... meski kadang jadi sangat menjengkelkan karna kk iparku jahil. Dia sering ngejek aku, bilang aku jeleklah, bau lah, belum mandi lah n bla bla bla... tapi dibalik itu dia sayang lo pada adik iparnya ini, hehehe... dia anggap aku kayak adiknya sendiri. Taci yang sehabis melahirkan Farid tak bisa kerja apa-apa, jadi aku lah yang jadi Ijjah mereka.

Semoga kalian tetap jadi keluarga sakinah, mawaddah warahmah sampe jadi kakek nenek ya... aamiin. Buat taci "Jangan sering-sering abang yang masak, masak itu tugas taci loh" Bg dolla "Jaga taci baik-baik, jaga hatinya jangan sampe terluka, cintai dia, sayangi dia". eh eh eh si farid kecil mau dikasih nasehat apa ya????? "mmm, Farid, jadi anak yang sholeh ya nak, ntar klo udh gede sayangi bunda sama ayah, gak boleh ngelawan ya... sayangi semua orang yang ada disekitarmu, ada nenek, ayah uwo, mama nelok, om ade, mak uwo, uncu enal, inyiak"

Udah dulu ya ceritanya kapan-kapan disambung lagi, udah adzan zuhur ^_^

Pariaman, 7 Nov 2010

"gpp kan cin gak lanjut ngajar feby? karna kendala jadwal?"

sms ini dari kak indah. Ya Allah baru 3 bulan aku bekerja sebagai guru privat kok udah di stop? hik...

apa ini yang terbaik ya Allah?
dalam minggu ini aku memang terlalu capek bolak balik dari Pariaman ke Padang. bahkan aku sempat sakit, flu dan demam, karna cuaca memang tidak bersahabat.

apa Engkau berikan kesempatan untukku menyelesaikan kuliahku dulu?????

Padang, 20 Agustus 2010

pagi ini terasa begitu berbeda, meski kemaren aku sempat kecewa. Alhamdulillah terobati dengan sebuah pertemuan dikelompok kecilku, meski lelah yang teramat sangat, tetap ku coba langkahkan kaki menuju mesjid nurul iman dipasar raya. Itu semua karna aku Rindu mereka. mereka yang tlah lama tak bersua...
syukron ukhty ku special buat uni... ^_^

kemaren benar-benar kecewa, entahlah, aku tak bisa apa-apa selain menunggu, menunggu dan menunggu... tak tanggung-tanggung kawan, aku menunggu sampai 4 jam. dan akhirnya ku bosan karna badanku sudah terlalu lelah untuk duduk dikursi itu, gak ada yang bisa ku lakukan selain ngobrol dengan teman-teman sekitar. setelah capek dan bosan juga aku hanya diam. dan satu persatu dari mereka pergi meninggalkanku karna urusan mereka sudah selesai. Hanya Meri yang setia bersamaku, karna dia juga punya keperluan yang sama (menemui bunda kita Dra. Hidayati, M.Si).

Yaaa begitulah, sepertinya ibu pengen mengajarkan kesabaran dan adil pada kami. mendahulukan mana yang pantas untuk didahulukan. Ibu tengah mengurusi mahasiswa yang akan kompre dan wisuda. aku???? siapalah aku, hanya seorang mahasiswi yang lemot dan tak gigih dalam proposalnya. Aku akui betul kelemahanku, aku tak pandai dengan ibu, aku iri, kenapa teman-temanku bisa sedekat itu, aku tak bisa.... tak bisa... justru jika ku tatap mata ibu mungkin ku takut dan tak sanggup.

Ibu, maafkan aku jika aku salah. trimakasih yang teramat sangat atas bimbingannya, semoga aku bisa menyusul teman-teman yang lain sesegera mungkin, menyusul mela, ayang, vira, meri dan mahasiswa bimbingan ibu lainnya. Mohon doanya ya bu...

sedih, bila ku ingat


Mencoba lupakan, tapi ku tak bisa....

Ya Allah, apa yang tlah terjadi pada Hamba??? kenapa begitu lemah.

Berikanlah kekuatan pada hamba untuk menghadapi semua ini

Kawan??? dimana kalian, apakah kalian hanya ingat ku ketika kau butuh,, hari ini aku butuh kalian...

dimana?????????????????????



kenapa mesti ada musibah???

Musibah itu adalah sarana ujian keimanan seseorang.

Rasulullah SAW bersabda : " org2 yg paling besar mendapat ujian adalah para nabi, kemudian para syuhada, kemudian orang-orang setingkat dengannya"

musibah merupakan sarana untuk mengukur kebenaran iman. Allah menurunkan musibah agar kita benar-benar bisa mengukur apakah kita beriman atau tidak. Atau bisa jadi musibah diturunkan sebagai azab atas kemaksiatan dan kekufuran agar kita menjadi jera. Bukankah diturunkannya azab di dunia lebih baik dari pada di akhirat kelak?? Agar kita lebih dahulu menyadari kesalahan dan dosa-dosa kita.

SUBHANALLAH betapa cintanya Allah pada orang-orang yang mendapat musibah dan berhasil memupuk kesabaran.

Allah brfirman dalam surat ArRum 41 "telah nampak kerusakan di darat dan di lautan disebabkan oleh perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar".

Bagaimanapun musibah menuntun kita ke jalan yg lebih baik dan lewat musibah lah Allah mengabulkan doa yg sering kita panjatkan. "Ya Allah, tuntunlah kami ke jalan yg benar, jalan yg Engkau ridhoi". Agar kita tergolong orang-orang yang beruntung di kehidupan mendatang.

Semoga kita bisa mengganti kata "aduh, syg sekali" dan kata-kata keluhan lainnya dengan kata-kata yang lebih bermakna, "MasyaAllah, Astagfirullah" dll yang lebih mententramkan hati kita.
Wallahu 'alam bishawab

(tausyiah ini untukku yg sering mengeluh karna masalah yang kuhadapi, ku sering brkata "kok bisa ya.. Malang sekali nasibQ... Sial.. Dll"
semoga keluh kesah, amarah apalagi berharap mendapat belas kasihan dari orang lain tidak lagi ada..
Kembalikan smuanya pd Allah dan pendam emosi.
Dg memendam emosi, ada perasaan tenang d hati. Ketika perasaam tentram itu datang, akan ringanlah bagi kita untuk berfikir jernih. Ketika ujian kesabaran telah kita lewati, kita harus mencek kembali apa hakikat dari musibah yg telah kita alami).

Hidupkan semangat kembali, Allahu Akbar !!!

Test 123

Bismillah Subhanallah Alhamdulillah Allahu Akbar Laa ilaaha Ilallah Laa haula wala quwwata illa billah....

jadi juga.... hehehe